FKB & FBPD Ancam WO, FPG Tak Masalah SBY Absen
Selasa, 05 Jun 2007 09:58 WIB
Jakarta - Kehadiran 3 menteri utusan Presiden SBY akan ditolak sejumlah fraksi dalam rapat paripurna interpelasi Iran. FKB dan FBPD mengancam walk out alias WO jika SBY absen. Namun FPG tidak mempermasalahkannya."FKB akan menolak kehadiran para menteri di awal rapat paripurna nanti," kata anggota FKB Effendy Choirie sebelum rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/6/2007).Menurut dia, jika tidak dihadiri oleh presiden, interpelasi tidak ada artinya.Ali Mochtar Ngabalin dari FBPD meminta SBY tetap didatangkan ke Senayan. "Kalau hanya menteri yang datang, apa gunanya. Para menteri tidak punya kompetensi untuk menjelaskan. Supaya institusi ini tetap terhormat, saya minta presiden didatangkan," ujarnya.Ngabalin setuju interpelasi ditunda jika SBY tetap absen. "Tetapi jika pimpinan tetap melanjutkan sidang, maka FBPD akan WO.Berbeda dengan FKB dan FBPD, anggota FPG Ferry Mursyidan Baldan meminta agar ketidakhadiran SBY tidak dilebih-lebihkan."Saya kira esensi interpelasi minta penjelasan. Jadi kalau yang diundang sudah datang, maka tidak usah dipermasalahkan. Yang penting yang diundang menjelaskan," kata Ferry."Proporsional saja dan tidak melanggar etika," ujarnya.Hingga pukul 09.40 WIB, rapat paripurna belum dimulai. Satu per satu anggota dewan mulai berdatangan. Sambil menunggu sidang digelar, anggota DPR mengisi waktu di depan ruang rapat paripurna. Ada yang merokok, ada yang sibuk meladeni wawancara, dan ada juga yang bercengkrama dengan sesama koleganya.
(aan/sss)











































