Soal Interpelasi, DPR Dinilai Hanya Mainkan Irama Lagu lama
Selasa, 05 Jun 2007 09:01 WIB
Jakarta -
Ancaman dan gertakan anggota DPR merebak menjelang pelaksanaan rapat paripurna interpelasi Iran. Namun hal itu dinilai hanya sebagai angin lalu saja. Semua itu dianggap tidak akan berlanjut serius."Selesai begitu saja. Setelah Menko Polhukam memberikan penjelasan semua anggota DPR akhirnya bisa memahami. Ini seperti irama lagu lama dalam kasus beras Bulog dulu," kata pengamat politik Sukardi Rinakit saat berbincang dengan detikcom, Selasa (5/6/2007).Sukardi juga menyangsikan persoalan interpelasi ini akan terus berbuntut panjang. "Pastinya akan gembos begitu saja," tegasnya.Selama ini kepercayaan publik kepada para wakil rakyat yang duduk di Senayan telah merosot. Karena itu masyarakat sudah antipati dengan langkah DPR. "Kalau mau serius ya maju terus untuk kebaikan republik. Tapi ya akhirnya mundur begitu saja," tutur Sukardi.Ketidakhadiran Presiden SBY di rapat interpelasi memang diperbolehkan. Namun menurutnya, alangkah cantiknya apabila presiden mau datang ke Senayan. "Itu artinya Presiden mengerti dengan policy yang dia buat," tandasnya.
(ndr/rmd)










































