FBPD Siap Walk Out dari Rapat Interpelasi

FBPD Siap Walk Out dari Rapat Interpelasi

- detikNews
Selasa, 05 Jun 2007 07:34 WIB
Jakarta - Ketidakhadiran Presiden SBY dalam rapat interpelasi Iran rupanya cukup membuat gusar kalangan DPR. Tak terkecuali Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi (FBPD). Mereka pun menebarkan ancaman akan meninggalkan rapat penjelasan pemerintah tersebut."Rapat paripurna adalah forum terhormat, paling tidak Ketua DPR hadir. Ya semestinya Presiden hadir sebagai etika pergaulan antar lembaga tinggi negara," kata Ketua Fraksi FBPD Jamaludin Karim saat dihubungi detikcom, Selasa (5/6/2007).Menurut Jamaludin, jelas-jelas surat undangan menghadiri rapat paripurna interpelasi tersebut ditujukan kepada Presiden. "Bukan kepada menteri-menterinya, kalau mereka kan sering hadir dalam rapat komisi," imbuh Jamaludin. Menurutnya, Presiden tidak perlu khawatir apabila datang ke Senayan. Jamaludin menolak agenda pertemuan Presiden SBY dengan Ramos Horta dijadikan alasan ketidakhadiran SBY di Senayan hari ini."Surat itu sudah dikirim sejak 25 Mei lalu, ini diagendakan sudah lama. Presiden tanggal 5 Juni diminta untuk tidak berkunjung ke luar negeri, melakukan perjalanan di dalam negeri. Ini sudah diatur," jelas Jamaludin.Lalu langkah apa yang akan diambil fraksi yang terdiri atas gabungan Partai Bulan Bintang, Partai Pelopor, dan Partai Demokrasi Kasih Bangsa ini? "Kita mempertimbangkan untuk tidak berada di ruangan. Kita kecewa," tandas Jamaludin. (ndr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads