Counter Campaign BIN Terkait Papua Didukung Komisi I
Senin, 04 Jun 2007 17:06 WIB
Jakarta - Komisi I DPR menghargai langkah BIN dalam melakukan counter campaign pihak asing terkait isu di Papua. Langkah itu penting untuk meluruskan opini tentang Papua di luar negeri."Kesimpulan kita supaya kita menghargai counter campaign yang dilakukan BIN di luar negeri untuk meluruskan opini yang keliru di luar negeri tentang Papua," kata Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga usai RDP tertutup dengan BIN di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/6/2007).Sebab, imbuh Theo, elemen-elemen seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan simpatisannya, seperti yang disebutkan BIN, terus melakukan kampanye negatif tentang Indonesia, khususnya Papua.Elemen-elemen ini terus menggalang dukungan melalui berbagai LSM dan pers di luar negeri, seperti AS, Belanda dan Australia.Untuk mencegah informasi seperti ini, BIN melakukan berbagai macam upaya atau counter campaign. "Kita menghargai itu," tandasnya.Komisi I DPR, kata dia, juga meminta agar dalam melakukan counter campaign, BIN tetap mengacu pada prinsip dasar tentang penyelesaian Papua, yaitu prinsip pemberdayaan rakyat Papua, penghormatan terhadap hak, penegakan demokrasi, pelaksanaan otonomi khusus, pencegahan separatisme, dan membangun Papua dalam kerangka NKRI.BIN juga diminta menggalang kerjasama dengan semua pihak di Papua, seperti Pemprov Papua, Majelis Rakyat Papua (MRP), Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), dan tokoh-tokoh Papua.
(umi/sss)











































