Perubahan Iklim Ancam Ketahanan Pangan dan Masyarakat Pantai

Perubahan Iklim Ancam Ketahanan Pangan dan Masyarakat Pantai

- detikNews
Senin, 04 Jun 2007 16:53 WIB
Jakarta - Indonesia rawan terhadap dampak perubahan iklim. Dampak dari perubahan iklim ini akan mengancam ketahanan pangan, kesehatan, dan masyarakat pantai di Indonesia. Karena terletak di garis khatulistiwa, Indonesia akan mengalami kenaikan suhu. Salah satunya, kenaikan suhu air laut yang disebut pemanasan air laut. Pemanasan air laut meningkatkan risiko naiknya permukaan air laut. Ini akan menyebabkan sejumlah pantai di daerah produktif seperti teluk Jakarta akan tergenang."Sebagian Jakarta kan berada di bawah permukaan laut. Kalau tergenang akan berdampak besar pada kegiatan ekonomi," ujar salah satu peneliti dari NGO PEACE, Agus P Sari, yang merupakan penulis buku 'Indonesia dan Perubahan Iklim Status Terkini dan Kebijakannya' dalam diskusi mengenai perubahan iklim di Gedung BEJ Jl Sudirman, Jakarta, Senin (4/6/2007).Agus mengatakan dengan adanya kenaikan suhu tersebut, Indonesia dalam setahun akan mengalami curah hujan yang lebat tapi dalam periode waktu yang lebih pendek dan menimbulkan kemarau yang panjang. "Ini berisiko pada sektor pertanian, ketahanan pangan dan kesehatan. Karena hujan lebat itu akan mengakibatkan banjir," kata dia.Di sektor pertanian, lanjut Agus, akan terjadi penurunan jumlah hasil panen karena suhu yang tinggi itu akan mempengaruhi perubahan kelembaban tanah dan siklus air. Sedangkan di bidang kesehatan, prubahan iklim ini akan menimbulkan wabah penyakit seperti malaria, DBD dan diare. "Perubahan iklim ini ditakutkan tidak lagi periodik namun bisa jadi permanen," tukasnya. (ziz/asy)


Berita Terkait