BMG Selidiki Kekacauan Alarm Tsunami di Aceh
Senin, 04 Jun 2007 15:56 WIB
Banda Aceh - Kekacauan yang dialami sejumlah early warning system tsunami di Banda Aceh akibat kerusakan sistem jaringan. Saat ini sedang diselidiki sebab-sebab kerusakan sistem jaringan tersebut."Saat ini sedang diselidiki oleh tim teknisi pusat," kata Kepala BMG Aceh, Syahnan, dalam jumpa pers di kantor Walikota Banda Aceh, Jl Tengku Abu Alam U, Banda Aceh, Senin (4/6/2007).Syahnan menjelaskan, alat peringatan dini tsunami ini berupa alat yang bernama buoy. Alat semacam pelampung ini diletakkan di laut. Jika ketinggian permukaan air laut berubah secara mendadak, alat ini akan mengirimkan sinyal."Sinyal dikirimkan dengan sistem jaringan Global System for Mobile Communication (GSM) dan terkoneksi langsung dengan BMG Pusat di Jakarta dan BMG I di Sumatera Utara," ungkap Syahnan."Jadi seandainya terjadi gempa bumi yang berpotensi tsunami, yang bisa menghidupkan early warning system ini lewat GSM hanya dari Jakarta dan Sumut," imbuh Syahnan.Dalam kesempatan itu Syahnan menyampaikan permohonan maafnya atas kejadian ini. Dia juga mengakui lambatnya koordinasi dengan aparat terkait seperti TNI, Polri dan Pemrov Aceh, karena kesulitan komunikasi.
(djo/nrl)











































