PKB Siapkan Kejutan di Detik-detik Terakhir Pilkada DKI
Minggu, 03 Jun 2007 12:34 WIB
Jakarta -
Sinyalemen PKB beralih ke Koalisi Jakarta semakin kuat tercium. Untuk mencapai angka 15%, PKB akan mengupayakan alternatif lain setelah adanya penolakan dari PAN atas pencalonan Rieke Diah Pitaloka (Oneng) sebagai pendamping Sarwono dalam Pilkada DKI Jakarta.Ketua Dewan Syuro DPW PKB DKI Jakarta Nur Alam Bakhtir mengatakan, PKB akan segera melaksanakan rapat untuk membicarakan kemungkinan alternatif yang bisa dipilih. Misalnya dengan memilih calon cagub-cawagub yang telah ada seperti koalisi Jakarta, menunggu kemungkinan adanya tambahan quota dari parpol-parpol kecil, atau absen dalam Pilkada DKI Jakarta."Iya bisa saja ke Koalisi Jakarta. Tapi kita akan bicarakan lagi serius. Setiap hari dirapatkan baik internal PKB maupun dengan PAN. Kemungkinan 3 alternatif itu," ujarnya kepada detikcom, Minggu (3/5/2007).Dikatakan Nur Alam, walaupun waktu pendaftaran cagub-cawagub Pilkada DKI Jakarta hanya tinggal hitungan hari, yakni sampai tanggal 7 Juni 2007, PKB bisa saja akan mengeluarkan deklarasi yang mengejutkan di detik-detik terakhir pendaftaran Pilkada DKI Jakarta."1 jam terakhir kan masih bisa mendaftar. Akan ada deklarasi yang mengejutkan nantinya," katanya sambil tertawa.Saat ditanyakan mengenai adanya faktor kesengajaan Gus Dur mencalonkan Oneng sebagai cawagub sebagai alasan untuk beralih ke Koalisi Jakarta, Nur Alam menjawab, "Itukan analisa. Yang namanya Gus Dur itu memperjuangkan demokratisasi yang memungkinkan. Kalau tidak memungkinkan ya, tidak akan dilakukan," imbuhnya.
(ziz/ana)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































