Gus Dur Jangan Perkeruh Pasuruan
Minggu, 03 Jun 2007 12:19 WIB
Jakarta - Tragedi penembakan di Pasuruan, Jawa Timur, mengundang komentar sejumlah pihak. Salah satunya adalah mantan Presiden Abdurrahman Wahid. Namun pernyataan Gus Dur agar tanah di Alas Tlogo langsung dikembalikan pada warga sangat disayangkan."Saya sebagai ketua tim investigasi dari DPR meminta para tokoh agar tidak memperkeruh suasana. Seperti Gus Dur yang mengatakan supaya tanah itu langsung diserahkan pada warga," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR, Yusron Ihza Mahendra, kepada detikcom, Minggu (3/6/2007).Menurut Yusron, penyelesaian kasus ini hendaknya bergulir melalui prosedur hukum yang bertanggungjawab. Bukan sekedar melalui provokasi saja."Jangan memprovokasi. Kalau tanah itu diserahkan begitu saja malah jadi kacau. Bisa-bisa semua orang mengaku memiliki tanah itu, makin kacau," ujar adik kandung Yusril ini.Yusron dan 6 anggota Komisi I DPR dari Pasuruan pada Sabtu 2 Juni 2007. Mereka melakukan investigasi penembakan di Pasuruan sejak Kamis, 31 Mei 2007."Kita sudah bertemu Bupati Pasuruan, panglima Armatim dan tokoh masyarakat setempat. Kita juga meninjau lokasi kejadian, menjenguk korban di rumah sakit, dan ziarah ke makam," tutur Yusron.
(fiq/ana)











































