5 Fakta Temuan Komisi I DPR di Tragedi Pasuruan

5 Fakta Temuan Komisi I DPR di Tragedi Pasuruan

- detikNews
Minggu, 03 Jun 2007 11:46 WIB
Jakarta - Tembakan peluru marinir memantul 90 derajat dalam insiden penembakan di Alas Tlogo, Pasuruan, Jawa Timur. Begitu tepatkah sudut yang dibentuk peluru mental dari sebatang pohon?"Ini kan tidak masuk akal. Mana mungkin begitu kena pohon, mental horizontal, sudutnya sebagus itu," kata Wakil Ketua Komisi I DPR, Yusron Ihza Mahendra kepada detikcom, Minggu (3/6/2007).Selain sudut mental peluru itu, masih ada empat fakta yang terungkap dari hasil investigasi Komisi I DPR di Pasuruan selama dua hari.Pertama, mustahil jika peluru marinir bisa mental. Insiden penembakan tidak terjadi di jalan beraspal melainkan tanah biasa. Tidak mungkin peluru tajam bisa mental di tanah.Kedua, korban tewas Siti Khodijah diserang peluru yang menembus pintu rumahnya. Saat marinir melakukan tembakan peringatan ke udara, Khadijah pun berlari ke arah rumahnya yang berjarak 15-30 meter dari lokasi. Wanita itu lalu menutup pintu rumahnya. Namun peluru tajam keburu menembus pintu rumahnya. "Peluru itu pula yang kemudian menewaskan Khadijah," ungkap Yusron.Ketiga, kegiatan marinir di Alas Tlogo tak mungkin disebut sebagai patroli. Kegiatan marinir lebih tepat disebut mengawal penggarapan tanah yang dilakukan PT Rajawali.Keempat, saat dipukul kentongan, warga memang ada yang membawa pacul dan arit. Hal itu bukan disengaja, namun saat itu warga baru pulang dari bekerja di ladang. (fiq/djo)


Berita Terkait