KA BBM Anjlok di Ngawi
Sabtu, 02 Jun 2007 18:03 WIB
Ngawi - Kereta api (KA) pengangkut bahan bakar minyak (BBM) yang membawa 19 gerbong anjlok dari rel. Kereta itu anjlok di kilometer 5-7 Desa Paron, Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (2/6/2007). Anjloknya KA BBM itu, pada posisi di jalur tiga yang mendekat Stasiun Paron. Dalam peristiwa itu dilaporkan tidak ada korban jiwa, namun tiga gerbong dengan nomor rangkaian 160, 246 dan 298 lepas dari relnya. KA itu di masinisi oleh Tri Darsono dengan kondektur Trisno.Akibat anjloknya KA itu, jalur Surabaya-Solo untuk sementara ditutup. Bahkan beberapa KA penumpang dengan jadual pemberangkatan bersamaan adanya peristiwa itu, sedikit terhambat. "Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa. Bahkan sebanyak 336 ton BBM tidak ada yang tumpah di tanah. Cuma yang sempat terhambat, adalah KA Logwa dengan tujuan Jember-Purwokerto," ujar Kasiop Kapusdalop VII KA Madiun, Moch Moebanoe kepada detiksurabaya.com.Saat ini, setelah dinyatakan bebas hambatan oleh Pusat Pelaksana Daerah Operasi (PusdaOps) Kereta Api (KA) VII Madiun, jalur lintasan I di sekitar Stasiun Paron, dibuka kembali. Sementara jalur II-III masih tertutup, karena masih ada tim evakuasi dan penyelidikan terhadap gerbong KA BBM."Keterlambatan jadwal pemberangkatan beberapa kereta, ya karena tadi siang jalur I-II dan III masih digunakan KA derek untuk evakuasi KA BMM yang anjlok. Tapi, berhubung gerbong KA satu ini sudah berhasil di evakuasi, maka jalur I ini dinyatakan bebas hambatan," ujar Kepala Stasiun Madiun Sutrisno
(mar/mar)











































