Hanya Mau Jeffrie, Sarwono Tolak Oneng atau Agum

Hanya Mau Jeffrie, Sarwono Tolak Oneng atau Agum

- detikNews
Sabtu, 02 Jun 2007 16:38 WIB
Jakarta - Tekad Sarwono Kusumaatmadja maju bersama pasangannya Jeffrie Geovanie dalam Pilkada DKI Jakarta tampaknya sudah bulat walaupun mendapat ganjalan. PKB menginginkan Rieke 'Oneng' Dyah Pitaloka, sedangkan sebagian partai gurem mengusung Agum Gumelar."Apa pun yang terjadi, pasangan Sarwono-Jeffrie tidak dapat dipisahkan," ujar Sarwono saat jumpa pers di Kantor Tim Media Sarwono, Jl Simprug Golf XIII/20, Jakarta Selatan, Sabtu (2/6/2007).Bagi anggota DPD yang mewakili Provinsi DKI Jakarta itu, duetnya dengan Jeffrie sudah menjadi harga mati. "Saya tidak dapat membayangkan jika pasangan ini dicerai-beraikan. Bagaimana mungkin partai-partai yang ada mencari figur lain untuk dipasangkan," ujar Sarwono.Lantas, bagaimana kalau ternyata PKB dan PAN berkompromi menduetkannya dengan Agum Gumelar, dengan tegas Sarwono menolaknya. "Dalam beberapa bulan ini saya sudah berkomunikasi dan bertukar pikiran dengan Jeffrie. Saya merasa cocok dengannya dan kami sudah melalui proses ini bersama-sama. Jadi tidak mungkin jika kami harus dipisahkan," imbuhnya.Dalam beberapa kesempatan acara yang dihadirinya, Sarwono menuturkan dirinya selalu mengajak Jeffrie. "Itu untuk menunjukkan komitmen kami terhadap partai-partai pendukung kami," kata Sarwono.Sementara Jeffrie berkomentar, meskipun dirinya tidak punya kekuasaan apa pun untuk menentukan di PAN, dia meminta PAN atau partai lainnya tidak memperlakukan Sarwono dan dirinya layaknya sebuah barang yang bisa ditukar-tukar."Saya bukan barang yang bisa dipindahkan ke sana ke sini. Kalau partai percaya sama saya, maka berikanlah kepercayaan itu terhadap orang yang saya percayai," tukas Jeffrie.Berdasarkan hasil survei Program Pasca-sarjana Komunikasi UI, Jeffrie memaparkan, 78,77 persen warga Jakarta menginginkan adanya calon alternatif selain Adang-Dani dan Fauzi-Prijanto. "Pencalonan kami bukan demi kepentingan Sarwono-Jeffrie, tapi untuk masyarakat yang menginginkan pasangan calon alternatif," cetus pengusaha muda tersebut."Kami juga percaya ini menjadi beban partai-partai yang ingin ada calon ketiga. Karena tidak menarik kalau calonnya cuma dua," tandas Jeffrie. (bal/nrl)


Berita Terkait