PAN Tolak Sarwono-Oneng, Koalisi dengan PKB Terancam Bubar
Sabtu, 02 Jun 2007 08:18 WIB
Palembang - Sikap PKB yang mengusulkan Rike Diah Pitaloka sebagai bakal pendamping Sarwono Kusumaatmadja dari hasil rapat gabungan PKB Kamis 31 Mei 2007, membuat PAN kecewa. Koalisi yang sedang dibangun oleh kedua partai itu terancam batal jika PKB tidak konsisten terhadap keputusan bersama PAN."Kalau keputusan PKB seperti itu, PAN tidak akan koalisi dengan PKB. Koalisi ya batal," ujar Ketua Bappilu DPP PAN, Toto Daryanto kepada detikcom di sela-sela Rakernas II PAN di Hotel Novotel, Jalan R Sukamto, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (2/6/2007).Toto mengatakan, partainya akan tetap konsisten untuk mencalonkan pasangan Sarwono dan Jeffrie Geovanie dalam Pilkada DKI. Menurut dia, pasangan tersebut sudah disepakati PAN dan PKB."Kalau PKB tidak mau Jeffrie, ya koalisi batal. Dan itu berarti Gus Dur bohong, menipu. Dia bilang waktu itu mau sama Jeffrie. Setelah kita dukung, kok jadi tidak mau," tegas Toto.PAN, lanjut Toto, menyesalkan sikap PKB yang terlihat ingin mengubah dukungan politik untuk mendukung cagub lain dengan mengubah-ubah bakal cawagub sebagai alasan."Jadi jangan karena mau mendukung Foke lalu cari alasan dengan mengubah-ubah calon wakil gubernurnya. PAN tidak pernah tipu-tipu. Jadi kalau diajak berbohong-bohong gitu, ya tidak bisa," sesal Toto.PKB, menurut Toto, sebaiknya bersikap realistis dalam memutuskan sikap politik di Pilkada DKI ini. Alasannya, PKB tidak bisa mencalonkan pasangan calon sendiri kecuali berkoalisi dengan partai lain. Karena itu, lanjut dia, PKB harus menerima Jeffrie sebagai pendamping Sarwono.Namun demikian, Toto menegaskan PAN belum membuat keputusan menyusul berubahnya sikap PKB tersebut. Keputusan resmi PAN paling lambat akan dikeluarkan pada Rabu 6 Juni 2007."Keputusan terakhir tanggal 6 Juni.Tergantung keputusan rapat nanti.Kalau PKB demikian, ya PAN bisa batal koalisi, mendukung yang lain atau bisa jadi abstain," pungkasnya.
(rmd/mly)











































