Pengawal Foke Over Acting, Kamera Wartawan Jadi Korban

Pengawal Foke Over Acting, Kamera Wartawan Jadi Korban

- detikNews
Jumat, 01 Jun 2007 11:46 WIB
Jakarta - Kericuhan sempat mewarnai acara deklarasi Cagub-Cawagub pasangan Fauzi Bowo-Prijanto. Wartawan yang meliput acara sempat bersitegang dengan pengawal calon peserta Pilkada itu. Akibatnya, tutup kamera salah satu wartawan televisi terjatuh dan pecah.Peristiwa itu bermula saat wartawan berusaha mencegat Fauzi yang enggan menjelasan alasan kenapa dirinya memilih Prijanto sebagai pendampingnya. Usai deklarasi, puluhan wartawan pun segera memburu pria berkumis tebal itu."Berikan jalan pada bapak, berikan jalan pada bapak," kata salah satu pengawal di Tugu Proklamasi, Jakarta, Jumat (1/6/2007). Seorang ajudan Foke pun langsung bertindak mengamankan bosnya dengan mencegah wartawan.Foke terus ngeloyor dalam kawalan ajudan yang jumlahnya cukup banyak. Karena masih belum mendapatkan informasi, wartawan terus mengejar Foke."Pak wawancara sebentar, Pak. Pengawalnya jangan over acting dong," kata salah seorang wartawan.Karena kesal tidak dipedulikan, tiba-tiba salah seorang wartawan menyeletuk, "Pak, belum jadi gubernur DKI saja sudah begini".Entah karena mendengar ucapan wartawan itu, Fauzi pun berhenti tepat di pintu keluar Tugu Proklamasi. Namun jawaban yang didapat wartawan sama, pria yang masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta itu tetap tidak mau menjelaskan program-program dan alasan memilih Prijanto sebagai wakilnya."Statement saya pada deklarasi ini singkat, tolong perhatikan pada pidato saya tadi," kata Foke yang langsung berjalan menuju mobilnya.Wartawan masih terus berusaha mengejar, namun terhalang oleh pengawal yang berjumlah lebih dari 10 itu. Akibat dorong-dorongan, tutup lensa kamera milik seorang kamerawan televisi terjatuh dan pecah karena terinjak-injak.Setelah itu, wartawan pun akhirnya menyerah tanpa hasil. Sebagian menyesal dan merasa ada yang aneh terhadap diri Foke."Perasaan saat di Balaikota asyik-asyik saja dia. Kok sekarang lain ya? Apa karena banyak pengawalnya," gerutu wartawan. (irw/ken)


Berita Terkait