DPRD Desak Janin Khodijah Dicatat Sebagai Korban Tewas

DPRD Desak Janin Khodijah Dicatat Sebagai Korban Tewas

- detikNews
Jumat, 01 Jun 2007 11:17 WIB
Surabaya - DPRD Jatim menyesalkan tewasnya janin yang dikandung korban tewas Dewi Khodijah (25) tidak dihitung sebagai korban tewas dalam bentrokan warga Alas Tlogo Lekok Pasuruan dengan marinir TNI AL yang menewaskan 4 orang."Meskipun masih janin, mestinya tetap harus dihitung. Karena ini bagian dari penghormatan kepada nyawa manusia. Apalagi kandungan korban sudah mencapai 4-5 bulan," tegas Ketua DPRD Jatim Fathorrasjid kepada detiksurabaya.com, Jumat (1/6/2007) pukul 10.45 WIB.Sebab, kata Fathorrasjid, tidak dimasukannya janin yang dikandung korban tewas bisa menyakiti perasaan keluarga maupun kalangan LSM perempuan yang selama ini giat mengkampanyekan perlindungan anak dan antiaborsi."Aborsi saja bisa dipidanakan apalagi ini ibu yang hamil 4 bulan tewas. Bagaimana terus statusnya. Mestinya janin tetap dihargai sebagaimana manusia yang sudah dilahirkan. Jangan sampai menimbulkan ketidakadilan," tandas Fathorrasjid.Dengan kejadian di Pasuruan itu, Fathoorasjid meminta kepada pemerintah untuk mengevaluasi mengenai masalah korban yang menyangkut ibu hamil. Ibu hamil harus mendapatkan perlakuan yang khusus di tengah masyarakat."Tugas pemerintah dan kita semua untuk menghormati ibu hamil. Selama jika ada kecelakaan atau kejadian yang menyangkut ibu hamil tidak pernah mempersoalkan janin atau bayi yang dikandungnya. Padahal itu terkait erat dengan santunan taupun asuransi," pintanya."Apakah itu satu jiwa atau sebelum sepenuhnya satu jiwa. Ke depan harus segera diperhitungkan dari sisi kemanusian dan hukumnya," imbuh Fathorrasjid. (gik/mar)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait