Pertemuan 'Kriminal Iklim' Dikecam
Kamis, 31 Mei 2007 12:59 WIB
Jakarta - Produsen dan konsumen batubara se-Asia akan bertemu di Bali pada 4-6 Juni 2007. Namun pertemuan itu dikecam Greenpeace. Mereka bahkan disebut Greenpeace sebagai kriminal iklim.Sebutan itu dikemukakan juru kampanye iklim dan energi Greenpeace Internasional, Red Constantino, dalam jumpa pers di kantor Greenpeace, Jl Cimandiri, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (31/5/2007).Sebutan 'kriminal iklim' itu ditujukan pada penyelenggara dan peserta pertemuan internasional bernama Coaltranx tersebut."Saya menyebutnya para kriminal iklim. Mereka tahu akibatnya bila terjadi ekspansi batubara besar-besaran. Lagipula diselenggarakannya di negara yang rentan bahaya perubahan iklim," ketus Constantino yang berkebangsaan Thailand ini.Greenpeace mengingatkan bahaya penggunaan batubara sebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak bisa mengancam kehidupan manusia. Sebab batubara merupakan sumber polutan penghasil karbon nomor wahid penyebab efek rumah kaca di Bumi.
(nik/sss)











































