Panglima TNI Tak Ingin Berpolemik Soal Asal Peluru

Insiden Pasuruan

Panglima TNI Tak Ingin Berpolemik Soal Asal Peluru

- detikNews
Kamis, 31 Mei 2007 12:29 WIB
Jakarta - Seolah meralat pernyataannya, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto menegaskan tidak ingin berpolemik soal asal peluru yang membunuh 4 warga Desa Alastlogo, Lekok, Pasuruan, Jawa Timur. Sebelumnya dia mengatakan, para korban tewas akibat terkena peluru yang memantul atau richocet."Saya tidak ingin berpolemik apakah prajurit itu menembak ke atas atau ke tanah. Sementara masyarakat menyatakan mereka ditembak langsung," kata Djoko di sela-sela acara Lepas Sambut Kapuspen TNI dari Mayjen M Soenarto kepada Marsda Sagom Tamboen di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (31/5/2009).Menurut Djoko, TNI menyerahkan sepenuhnya masalah ini kepada proses penyelidikan yang sedang berlangsung. Kasus kerusuhan ini ditangani oleh Puslabfor Mabes Polri, Pomdam Brawijaya, dan POM TNI AL.Dalam kesempatan itu Djoko juga menyampaikan rasa penyesalannya atas peristiwa tersebut. Dia telah berkoordinasi dengan Wakil Bupati Pasuruan untuk menyampaikan permohonan maaf kepada warga setempat.Namun di sisi lain, Djoko tetap yakin, penembakan yang dilakukan personel Marinir itu dilakukan dengan tidak sengaja. Tindakan tersebut dilakukan untuk membela diri."Dari laporan yang saya terima, para prajurit menyatakan mereka diserang oleh warga. Ada yang membawa batu ada yang membawa celurit," kilah Djoko. (djo/nrl)


Berita Terkait