Inu: Praja IPDN Somasi Saya karena Dipaksa
Kamis, 31 Mei 2007 12:14 WIB
Jakarta - Dosen IPDN Inu Kencana terus membuat sensasi. Kali ini Inu mengungkapkan, para praja yang menyomasi dirinya terkait buku yang ditulisnya bertajuk "IPDN Undercover", terjadi karena paksaan, bukan dari kesadaran masing-masing."Praja-praja yang menyomasi saya karena paksaan. Saya masih ada SMS-nya," ujar Inu dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi II DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2007).Namun Inu tidak mengungkapkan siapa yang memaksa praja-praja itu untuk menyomasi dirinya. Dia hanya menunjukkan kepada DPR adanya bukti pernyataannya itu. Isi pesan singkat itu yakni, "Pak Inu, saya dipaksa somasi".Menurut Inu, yang terjadi selama ini, tidak ada upaya serius untuk perbaikan menyeluruh terhadap IPDN. Karena itu ke depannya, perbaikan harus dilakukan dari hal mendasar. Mulai dari pengasuhan, perekrutan dosen, dan sistem pendidikan."Murid itu tidak salah, karena dia itu seperti kertas putih. Dosen yang salah dalam mengukirnya," beber Inu.Terkait dengan data-datanya soal seks bebas di lingkungan IPDN, Inu masih meyakini pendapatnya benar. Namun dia tidak mengungkapkan masalah ini dalam RDPU. Inu akan buka-bukaan mengenai masalah itu di pengadilan."Untuk seks bebas, saya mohon maaf tidak bisa saya jelaskan di sini. Biarkan nanti saya jelaskan di pengadilan. Saya tulis saja sudah disomasi," tandas Inu.
(nik/sss)











































