Bentrok Pasuruan
Komnas HAM Didesak Turun Tangan
Kamis, 31 Mei 2007 06:53 WIB
Jakarta - Bentrok berdarah warga Pasuruan dengan prajurit marinir TNI AL diduga mengandung pelanggaran HAM. Komnas HAM diminta turun tangan menyelidiki."Tidak perlu pakai rapat pleno segala, kasus itu jelas melanggar HAM," cetus Koordinator Kontras Usman Hamid saat dihubungi detikcom, Kamis (31/5/2007).Kontras, lanjut Usman, mengecam insiden penembakan tersebut. Perlakuan terhadap penduduk itu tidak bisa ditolerir karena jelas tembakan diarahkan ke bagian-bagian mematikan seperti kepala dan dada. "Kami sudah meminta keterangan pejabat setempat dan mereka menyatakan tidak ada serangan awal dari warga," kata UsmanUsman meminta militer menghormati hukum yang berlaku. Ini disebabkan sengketa tanah antara militer dan warga sedang dalam proses hukum di pengadilan."Seharusnya insiden ini tidak perlu terjadi," sesalnya.
(nal/aba)











































