Khodijah yang Hamil 4 Bulan Tewas di Tangan Marinir
Rabu, 30 Mei 2007 19:33 WIB
Pasuruan - Dewi Khodijah (25) yang sedang hamil 4 bulan, yang menjadi korban meninggal karena bentrokan warga Desa Alas Tlogo, Lekok, Pasuruan seringkali memberi makanan terhadap anggota TNI yang sedang latihan. Namun kini dia tewas di tangan pasukan Marinir."Saya tidak tahu harus meluapkan kemarahan atau kesedihan terhadap meninggalnya menantu saya. Sebab hal itu tidak bisa menghidupkan lagi si korban," kata Jumatin, mertua Khodijah kepada detiksurabaya di rumahnya di Desa Alas Tlogo, Pasuruan, Rabu (30/5/2007). Jumatin yang mengaku rumahnya hanya berjarak 20 meter dari rumah korban.Jumatin merasa kehilangan menantunya. Ia berharap bisa bertemu dengan pelaku yang tega membunuh wanita yang sedang hamil itu.Sementara itu salah seorang saksi yang juga tetangga korban Rubai menjelaskan saat itu dirinya pulang dari mencari rumput dan tiba-tiba mendengar suara ribut. Rubai pun mendatangi lokasi dan melihat Khodijah masuk ke rumah.Rubai menuturkan, Khodijah melihat ada beberapa anggota TNI masuk ke perkampungan. Saat itu Khodijah tengah berada di teras rumah sambil memarut ketela pohon untuk membuat kerupuk. "Kebetulan rumah Khodijah bersebelahan dengan lahan yang disengketakan," kata Rubai.Setelah masuk ke rumah untuk menyelamatkan diri, kata Rubai, ia mendengar suara tembakan dan melihat Khodijah jatuh ke tanah. Rupanya, korban mengalami luka tembak di kepala bagian kanan tembus hingga ke kiri. Peluru yang keluar dari kepalanya menjebol genting rumah korban.
(fat/mar)











































