Dankormar: Diserang Warga, Pasukan Marinir Membela Diri
Rabu, 30 Mei 2007 18:35 WIB
Jakarta - Bentrokan antara warga dan Marinir di Desa Alas Tlogo, Lekok, Pasuruan yang mengakibatkan 4 warga tewas dipicu oleh serangan warga. Pasukan Marinir membela diri dari serangan itu.Demikian dikatakan Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen Safzen Nurdien dalam jumpa persnya di Markas Marinir I di Jalan Opak, Surabaya, Rabu (30/5/2007).Menurutnya, pada pukul 08.08 WIB usai apel pagi, pasukan Marinir yang berjumlah 13 personel melaksanakan patroli rutin. Mereka berangkat dari markasnya di Ksatrian, Grati, Pasuruan dengan berjalan kaki. Pasukan itu tiba di Desa Alas Tlogo sekitar pukul 09.30 WIB mereka melihat di desa itu ada warga yang berkumpul. "Komandan patroli kemudian mendekat dan berbincang dengan warga," ungkapnya.Dalam perbincangan itu, kata Safzen, komandan patroli Letda Budi Santoso dan warga sepakat tidak akan ada aksi demo. Kemudian anggota Marinir melanjutkan perjalanan. Namun baru 7 menit berjalan, tiba-tiba terlihat warga beringas sambil membawa celurit, batu dan kayu."Mereka (warga) terus berteriak dan terlihat mau menyerang ke arah patroli kita. Situasi kemudian menjadi tegang," tuturnya.Anggota marinir merasa terdesak. Bahkan menurutnya salah satu anggota yang ikut patroli bernama Kopral Totok mau dicelurit. Namun gagal karena ada anggota lain yang melihat. "Komandan memerintahkan tembakan peringatan ke atas," ujar Safzen.Namun kata Safzen bukannya takut terhadap tembakan ke udara warga malah berteriak. Teriakannya, kata Safzen, jangan takut peluru itu hampa, itu peluru bohongan. "Itu kalimat yang warga ucapkan. Karena merasa terdesak, anggota mengeluarkan tembakan ke tanah," tuturnya.Kemungkinan kata Safzen karena tembakan ke tanah ini terkena warga. Dan setelah beberapa warga terkena, warga kemudian mundur. Anggota marinir kemudian dijemput dengan truk dan diangkut kembali ke markas."Tugas marinir di sini dalam posisi membela diri. Karena mereka merasa benar-benar terdesak," tandasnya.
(wln/mar)











































