Sepasang Remaja Aceh Dipaksa Beradegan Mesum
Selasa, 29 Mei 2007 12:45 WIB
Banda Aceh - Kasus dan kisah mesum lewat ponsel dalam beberapa bulan terakhir ini seolah lagi trend di Aceh. Mulai dari video syur PNS, adegan hot sepasang kekasih di kawasan Banda Aceh, sampai yang terakhir dan menghebohkan, adalah rekaman adegan mesum sepasang remaja yang direkam dibawah paksaan sekelompok orang. Rekaman yang telah beredar dari satu ponsel ke ponsel lain ini dalam beberapa hari terakhir ini ramai mendapat kecaman, baik dari mereka bagi yang sudah menontonnya di ponsel atau komputer, maupun bagi yang belum. Bagaimana tidak, sepasang remaja yang diketahui masih berumur 16 tahun itu, dipaksa melakukan hubungan suami isteri sembari direkam lewat kamera ponsel. Adegan yang diperkirakan dilakukan di kawasan Aceh Besar itu bermula ketika sepasang remaja itu ditangkap sekelompok orang di kawasan pantai tersebut. Mereka dituduh telah melakukan perbuatan yang di Aceh disebut dengan khalwat (mesum). Sehingga mereka diharuskan melakukan 'rekonstruksi' adegan tersebut. Di bawah tekanan, ancaman, dan bentakan, sepasang remaja itu terus dipaksa untuk berbuat ini atau itu. Ibarat perintah dari seorang sutradara. Suara-suara perintah yang memakai bahasa Aceh itu terdengar jelas lewat video berdurasi sekitar 6 menit 55 detik itu. Sepasang remaja itu seolah tak punya pilihan. Apalagi acap terdengar sekelompok orang yang merekam adegam itu menyebutkan akan memberi tahu orang tua mereka sekaligus akan menyebarkan hal tersebut ke salah satu media cetak. Sampai di akhir adegan, remaja perempuan yang acap menutup wajahnya dengan kedua tangannya itu memohon dan memelas dengan ucapan, "Bang, jangan bilang sama orang tua ya," Tapi agaknya, sekelompok orang yang main hakim sendiri itu tak perduli.
(ray/djo)











































