TNI AL Akan Bangun Pangkalan Utama di Yogyakarta

TNI AL Akan Bangun Pangkalan Utama di Yogyakarta

- detikNews
Selasa, 29 Mei 2007 12:38 WIB
Jakarta - TNI AL berencana membangun pangkalan utama di perairan sekitar Yogyakarta. Diharapkan pangkalan tersebut sudah berdiri pada 2008.Pangkalan ini nantinya akan mengawasi perairan di selatan Samudera Hindia.Rencana pembangunan pangkalan itu disampaikan KSAL Laksamana Slamet Subijanto usai serah terima jabatan Panglima Komando Armada Barat (Armabar) dari Laksamana Muda Muryono kepada Laksda Agus Suhartono di Markas Komando Armabar, Jl Gunung Sahari, Jakarta, Selasa (29/5/2007)."Saya kira itu memerlukan suatu perencanaan kita ke depan. Karena kawasan laut Hindia bagian selatan itu sangat strategis ke depan," kata KSAL.Menurut KSAL, lalu lintas pelayaran di selatan Pulau Jawa, termasuk cukup tinggi frekuensinya. Kapal-kapal besar dengan bobot mati lebih 500 ribu ton sering lewat di laut Hindia Selatan menuju Selat Lombok, Selat Makassar, langsung menuju ke utara."Jadi ke depan perkembangannya itu sangat menjanjikan, dan kita perlu mengawasi daerah itu secara maksimal," kata dia.Karena itu, kata KSAL, sangat tepat bila di Yogyakarta dibentuk Lantamal dan diharapkan sistem dan dukungan operasi kapal-kapal bisa dilakukan secara optimal. Rencana ini juga sudah dibicarakannya dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. Bila ini dilakukan lebih cepat, imbuh dia, akan memberikan keuntungan bagi kepentingan Indonesia."Saya harap tidak terlalu lama lagi (dibangun), mungkin sebelum saya pensiun. Tahun 2008, saya harap sudah berdiri," ujarnya.KSAL menampik rencana pembangunan pangkalan utama itu karena tingginya gangguan di kawasan tersebut."Ini keamanan. Kita bertanggung jawab apa-apa yang ada di wilayah kita, bukan tidak mungkin ada orang yang melakukan pendaratan di wilayah selatan dengan begitu mudah diawasi," ujarnya.Diakui KSAl selama ini di wilayah Cilacap sudah ada pangkalan TNI AL. Namun pangkalan ini dianggap sudah tidak memadai lagi karena perairan di Cilacap merupakan perairan dangkal dan sulit menjangkau wilayah yang ada.Selain membangun pangkalan utama di Yogyakarta, KSAL mengungkapkan lagi rencananya menggeser sejumlah pangkalan utama untuk mengawasi perairan di Laut Cina Selatan dan Laut Sulawesi. (umi/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait