Warga Lumpur Lapindo Kirim 'Kue Tart' untuk SBY-JK
Selasa, 29 Mei 2007 11:14 WIB
Jakarta -
Korban lumpur Lapindo bersama mantan karyawan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bersiap-siap menggeruduk Istana Merdeka. Mereka tidak lupa membawa 5 'kue tart'.Sekitar 300 orang korban lumpur lapindo ini akan melakukan aksi unjuk rasa ke Istana untuk memperingati satu tahun semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jatim. Mereka mengusung 5 'kue tart' bertingkat 2 dengan ukuran 30x30 yang terbuat dari lumpur. Kue itu dibawa langsung dari Sidoarjo. 'Kue tatr' yang berhiaskan taburan tepung terigu dan lilin ini akan diberikan ke Presiden, Wapres, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Sosial dan Menko Kesra.Para korban lumpur Lapindo hingga pukul 10.4 WIB masih berkumpul di Tugu Proklamasi. Rencananya mereka akan melakukan long march ke Istana. Mereka tampak mengenakan kaos hitam yang bertuliskan "1 Tahun Tragedi Lumpur Lapindo". Mereka akan menuntut pemerintah berhenti menjadi juru runding Lapindo dengan korban lumpur Lapindo."Pemerintah seharusnya langsung menangani korban lumpur. Jangan cuma jadi juru runding aja," ujar Ketua Aliansi Korban Lumpur Lapindo Soni Puji Sasono kepada detikcom, di Tugu Proklamasi, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (29/5/2007).Soni meminta agar pemerintah membatalkan Kepres 14/2007 tentang Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo karena dianggap tidak dapat menyelesaikan masalah. "Kita minta pemerintah bakar saja Keppres itu," katanya.Aksi ini akan dimulai tepat pukul 11.00 WIB, bersamaan dengan aksi serupa di Sidoarjo. Rencananya malam nanti korban Lapindo juga akan menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan tema Lakon Puno Kawan Nagih Janji.
(ziz/umi)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































