Hadapi Sidang, Terdakwa Korupsi Hendy Kerahkan Massa PDIP
Selasa, 29 Mei 2007 10:46 WIB
Jakarta - Macam-macam cara terdakwa korupsi mencari sokongan moril. Terdakwa korupsi APBD Kendal, Bupati Kendal Hendy Boedoro, mengerahkan kader PDIP Kendal. Para kader banteng ini datang ke Jakarta menumpang dua bus.Kehadiran kader-kader PDIP ini terlihat mencolok karena dinding bus yang membawa mereka tertulis 'DPC PDIP Kabupaten Kendal, Jawa Tengah'. Sebagian besar kader-kadernya pun mengenakan pakaian serba hitam ditambah pin bergambar banteng dengan moncong putih.Jelas kedatangan mereka ini untuk memberikan sokongan moril untuk Hendy. Dari tengah malam, 50 orang kader PDIP ini berangkat dari Kendal menuju PN Tipikor."Pak Hendy kan Ketua DPC PDIP Kendal. Makanya kami datang memberikan dukungan moril," kata seorang kader bernama Sutomo saat ditemui detikcom di lobi PN Tipikor, Gedung Uppindo, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa, (29/5/2007).Untuk diketahui, Hendy didakwa berlapis. Selain menggunakan APBD Kabupaten Kendal 2003-2005 untuk kepentingan pribadi dan orang lain sebesar Rp 28.393.626.244, Hendy juga didakwa menerima hadiah Rp 24 miliar.APBD yang dipakai adalah pos Dana Tak Tersangka (DTT) dan Dana Alokasi Umum (DAU). Hendy bisa menggunakan dana itu bekerja sama dengan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Kendal Warsa Susila.Agenda sidang hari ini adalah pembacaan jawaban eksepsi terdakwa oleh jaksa penuntut umum (JPU) Suharto dan Chatarina Girsang. Sidang dipimpin oleh ketua majelis hakim Gusrizal.
(aba/asy)











































