PDIP Tolak Wacana Militer Aktif Jadi Pendamping Foke

PDIP Tolak Wacana Militer Aktif Jadi Pendamping Foke

- detikNews
Selasa, 29 Mei 2007 07:25 WIB
Jakarta - Wacana kandidat dari militer aktif sebagai pendamping cagub DKI Fauzi Bowo mencuat. Hal itu menyusul pernyataan Fauzi yang memastikan cawagubnya berasal dari militer dan akan mengumumkannya Rabu 30 Mei mendatang.Menyikapi kemungkinan ini, PDI Perjuangan sebagai salah satu partai pengusung Fauzi Bowo secara tegas menolak bakal calon wagub berasal dari kalangan militer aktif.Kepala Balitbang PDIP DKI Jakarta Budi Arie Setiadi beralasan, kemunculan figur militer yang masih aktif dalam bursa cawagub DKI di Koalisi Jakarta dapat merusak mekanisme demokrasi yang telah berlangsung di parpol."Proses demokrasi itu memerlukan kearifan dan kesepakatan dalam penguatan kelembagaan parpol," kata Budi saat dihubungi detikcom, Selasa (29/5/2007).Budi mengatakan, tanpa bermaksud mengurangi peran dan hak setiap komponen bangsa untuk ikut dalam proses demokrasi, maka penghormatan terhadap mekanisme partai sudah seharusnya ditegakkan. Karena itu, lanjut Budi, wacana militer aktif sebaiknya dihentikan, karena dapat membatalkan proses yang sudah berjalan dalam Pilkada DKI. "Jadi kalau figur militer yang masih aktif mau terjun ke Pilkada, sebaiknya pensiunkan dirilah dan ikut proses demokrasi yang sudah berjalan di parpol," imbuhnya.Menurut Budi, jika figur militer aktif itu tetap dimajukan, hal ini dapat mencederai proses pemilihan cawagub yang telah dilakukan parpol selama ini. "Mereka muncul belakangan dan tidak diajukan parpol. Sedangkan kandidat purnawirawan yang lain maju dan diajukan parpol," tegas Budi Informasi yang dihimpun detikcom, tiga figur dari militer yang masih aktif di lingkungan Mabes TNI akan ikut meramaikan bursa kandidat cawagub DKI di Koalisi Jakarta.Tiga nama tersebut antara lain Asisten Teritori KSAD Mayjen Priyanto, mantan Pangdam Bukit Barisan yang sekarang masih aktif di Mabes TNI Mayjen Tritantomo, Mayjen Hatta Syafruddin. Munculnya nama-nama itu setelah adanya pertemuan sejumlah petinggi Mabes TNI dengan Gubernur Sutiyoso beberapa waktu lalu. Ketiga figur itu pun pernah menjadi anak buah Sutiyoso saat orang nomor satu di DKI tersebut menjabat Pangdam Jaya. (rmd/bal)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait