Pembangunan Korem di Flores Jalan Terus
Senin, 28 Mei 2007 15:57 WIB
Denpasar - Meskipun ditolak oleh warga, TNI tetap akan melanjutkan pembangunan Korem di Flores, NTT. Rencana pembangunan Korem saat ini masih dalam tahap pengkajian dan sosialisasi."Masyarakat Flores itu sekian ratus ribu, kalau yang menolak 50 orang ngapain kita pedulikan. Dia (masyarakat) boleh menolak, saya boleh juga bangun rumah (Korem) saya untuk kepentingan orang lebih banyak," kata Panglima Kodam IX Udayana Mayjen TNI Syaful Rizal usai upacara HUT Kodam IX Udayana ke-50 di markas Kodam IX Udayana, Jl. Udayana, Denpasar, Senin (28/05/2007). Rizal menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pengkajian rencana pembangunan Korem di Flores. "Kita masih dalam pengkajian dan sosialisasi. Kalau hasil pengkajian perlu dibangun, ya kita bangun," demikian Rizal.Buka Perbatasan RI-Timor LestePasca pemilu di Timro Leste, TNI kembali membuka pintu perbatasan antara Indonesia dengan Timor Leste. Pintu perbatasan yang ditutup sejak pemilu di Timor Leste yang dimenangkan Ramos Horta dilakukan Minggu (27/05/2007). "Perbatasan sudah dibuka lagi atas perintah bapak presiden. Mabes TNI juga memerintahkan agar dibuka setelah sempat ditutup," kata Rizal. Hanya saja tidak dilakukan penarikan pasukan pasca dibukanya pintu perbatasan Indonesia-Timor Leste. Pintu perbatasan tersebut dijaga oleh 1000 personel TNI yang terdiri dari Satgas Batalyon 742 dibantu oleh satuan teritorial setempat.
(gds/asy)











































