Karyawan Perusahaan Distributor Aqua Tuntut Di-PHK Massal
Senin, 28 Mei 2007 11:54 WIB
Jakarta - Aksi demo biasanya dilakukan untuk menolak PHK, tapi tidak bagi seratusan karyawan PT Tirta Utama Abadi (TUA). Mereka malah menuntut di-PHK massal.Tuntutan karyawan perusahaan distributor terbesar PT Aqua di Bandung, Jawa Barat ini, karena mereka sudah tidak percaya lagi dengan manajemen PT TUA. Tidak satu pun janji perusahaan mengenai kesejahteraan buruh direalisasikan.Menurut salah seorang karyawan PT TUA, Rajab Asyikin, selama ini mereka mendapat upah di bawah upah minimum kota (UMK) Bandung yang sebesar Rp 860 ribu per bulan. Berulang kali negosiasi dilakukan, para karyawan hanya mendapat janji muluk dari perusahaan."Pada 7 Mei, pemilik perusahaan, Fredy W Unsulangi, berjanji akan menaikkan upah karyawan. Tapi sampai sekarang tidak ada realisasinya. Yang terjadi malah 5 karyawan di-PHK pada 26 Mei," kata Rajab di sela unjuk rasa yang digelar di depan kantor PT TUA, Jl Soekarno-Hatta, Bandung, Jawa Barat, Senin (28/9/2007).Padahal, sambung Rajab, dalam pertemuan dengan manajemen PT Tirta Investama selaku produsen Aqua, dijanjikan pula tidak akan ada PHK terhadap karyawan. Semua kenyataan ini membuat para karyawan kecewa dan menuntut PHK massal sekalian."Ya sudah, karena perusahaan tidak mempunyai itikad baik, kita menuntut PHK massal," cetus Rajab yang diamini kawan-kawannya.Pihak manajemen PT TUA hingga pukul 11.30 WIB tidak bisa dikonfirmasi. Seorang satpam mengatakan, pimpinan perusahaan sedang tidak berada di tempat. Akibat aksi buruh ini, ribuan galon air mineral di perusahaan itu terbengkalai.
(djo/sss)











































