'Burungnya' Kecil, ABG Gagal Sodomi Tujuh Bocah SD

'Burungnya' Kecil, ABG Gagal Sodomi Tujuh Bocah SD

- detikNews
Sabtu, 26 Mei 2007 18:18 WIB
Pekanbaru - Seorang siswa SMP ditahan karena diduga menyodomi tujuh siswa SD. Tapi hasil visum tujuh bocah itu menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan seksual. Lantas apa yang terjadi?"Hasil visum dokter membuktikan dugaan korban sodomi tidak bisa dibuktikan. Mungkin karena tersangka juga masih kecil, jadi mungkin burungnya belum bisa masuk, mungkin kena pinggir-pinggirnya saja. Buktinya tidak ada tanda-tanda kekerasan," jelas Kapolsek Tampan, Pekanbaru, AKP RD Simangunsong saat dihubungi detikcom, Sabtu (26/5/2007).Dengan tidak ada bukti kuat ini, lanjut dia, dapat dipastikan tujuh bocah SD tersebut tidak menjadi korban sodomi. Kejahatan seksual ini sebelumnya diduga dilakukan tersangka berinisial AC, siswa kelas III SMP Negeri 2 Pekanbaru.Karena kasus ini merupakan delik aduan, AC masih mungkin dijerat kasus pelecehan seksual walau tidak dalam kasus sodomi. Polsek Tampan pun hingga kini masih menahan AC, anak baru gede (ABG) yang juga menjadi Ketua OSIS di sekolahnya."Sepanjang delik aduan itu tidak dicabut ya kita tetap melakukan penahanan. Lain hal kalau orangtua korban mencabut laporannya, kemungkinan kita bisa melepasnya," imbuh Simangunsong.Kasus ini mencuat saat ada olok-olok di antara tujuh bocah SD tersebut. "Hayo..., kau pacaran sama AC ya di rumah kosong," ejek salah satu anak. Terang saja olok-olok itu menimbulkan pertanyaan para orangtua. Apalagi tujuh bocah dan AC semua berjenis kelamin laki-laki.Tujuh bocah itu kemudian dipanggil orangtuanya dan dimintai keterangan. Mereka mengaku telah dipacari AC.Di depan polisi, mereka mengaku menjadi korban pelecehan seksual. Salah satunya ketika dua dari tujuh bocah itu baru saja selesai mandi di Kali Siak.Dan sebagian lagi termakan bujuk rayu AC sehingga mau dibawa ke sebuah rumah kosong. Bocah-bocah itu juga mengatakan, telah beberapa kali mendapat pelecehan seksual itu dari AC. (nvt/umi)


Berita Terkait