Rokhmin: Menteri-menteri Lain Juga Bantu Capres
Sabtu, 26 Mei 2007 17:39 WIB
Jakarta - Semua departemen memiliki dana nonbujeter, bukan hanya DKP. Bahkan, dana itu juga dipakai untuk membantu capres dan cawapres dalam Pilpres 2004 lalu.Hal itu diungkapkan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri saat ditemui di ruang tahanan Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Sabtu (26/5/2007).Rokhmin menjelaskan, bantuan untuk capres-capres itu diberikan setelah mengobrol dengan rekan-rekan sesama menteri dalam pemerintahan Megawati."Kan saya sering mengobrol dengan teman-teman menteri lain, terutama yang non partai. Kita turut berpartisipasilah menyumbang," ungkap Rokhmin dengan suara yang serak. Apakah itu berarti menteri-menteri yang lain ikut menyumbang? "Ya. Itu rahasia umum itu tadi," tegas Rokhmin.Pengumpulan dana nonbujeter, menurut Rokhmin, sudah menjadi tradisi dan sampai kini pun masih ada. Sehingga Rokhmin heran, mengapa KPK hanya menindak kasus di departemennya saja."Kesaksian (mantan) Sekjen DKP Andin waktu jadi saksi di sidang saya seperti itu. Beliau dengan tegas sekali mengatakan, ya. Di Deptan (tempat Andin bekerja sebelum di DKP), sudah puluhan tahun ada," jelas Rokhmin.Namun begitu, sejauh ini KPK baru menyidik kasus dana nonbujeter di DKP saja. Dan itu pun hanya menjerat Rokhmin dan Andin. Padahal, sampai Rokhmin berhenti, pengumpulan dana nonbujeter masih dilanjutkan oleh menteri yang baru, Freddy Numberi."Itulah menurut saya ketidakbenaran penegakan hukum kita. KPK tahu ada di mana-mana. Tapi hanya saya yang dijerat," cetus Rokhmin.
(aba/umi)











































