Tanpa Data KPU, SBY Terlalu Pagi Membantah Soal Dana DKP

Tanpa Data KPU, SBY Terlalu Pagi Membantah Soal Dana DKP

- detikNews
Sabtu, 26 Mei 2007 15:53 WIB
Jakarta - Bantahan Presiden SBY mengenai isu menerima dana dari luar negeri maupun DKP saat menjadi capres 2004 dinilai terlalu pagi. Sebab bantahannya hanya melalui ucapan tanpa data."Pernyataan presiden terlalu pagi. Tapi itu kan haknya Pak Yudhoyono untuk memberikan tanggapan," kata anggota Komisi I DPR asal FPDIP Sutradara Gintings usai diskusi di Marios Place, Menteng, Jakarta, Sabtu (26/5/2007)."Tapi menurut saya, lebih baik dia menunggu sampai ada data-data tentang dugaan tersebut, barulah kemudian baru membantah," sarannya.Jadi, lanjut dia, silakan dibuka catatan KPU tentang dana kampanye. SBY pun diharapkan mau membuka dan memaparkan datanya. Dibuka saja semuanya secara transparan mengenai siapa saja yang menerima dana dari perusahaan-perusahaan yang mungkin saja fiktif.Sedangkan capres 2004 Amien Rais yang mengaku menerima dana DKP dan akan mengembalikannya, menurut Sutradara, bukanlah untuk mencari popularitas."Kita melihat substansi omongan Amien Rais yaitu agar politik kita tidak jadi arena politik orang kaya dan kapital, agar demokrasi kita tidak menjadi plutokrasi. Bisa kita lihat bahwa ada realitas kapital dalam politik kita," tandas Sutradara. (sss/umi)


Berita Terkait