PDIP DPR Tolak Paket Ratifikasi Ektradisi & Pertahanan
Sabtu, 26 Mei 2007 13:33 WIB
Jakarta -
Politisi PDIP Sutradara Ginting memastikan FPDIP tidak akan menerima ratifikasi kesepakatan ekstradisi dan perjanjian pertahanan dalam satu paket.Karena jika disatukan dalam satu paket sama dengan tukar menukar substansi."Di mana sih ada perjanjian ekstradisi ditukarkan dengan perjanjian pertahanan seperti itu," kata Sutradara usai diskusi Menggugat Perjanjian Pertahanan RI-Singapura di Marios Place, Jalan Raya Cikini, Jakarta, Sabtu (26/5/2007). Menurut dia, antara perjanjian ekstradisi dan pertahanan harus diajukan secara terpisah. Ginting juga mengatakan, jika perjanjian pertahanan yang diajukan ratifikasinya ke DPR tidak dengan kesepakatan pelaksanaan, pihaknya juga tidak akan menerima."Kalau itu rahasia, kami jelas juga tidak akan menerima. Itu konfirm sikap FPDIP. Di mana sih ada permintaan ratifikasi tanpa implementing agreement," tegas dia.Ginting tidak melihat keuntungan adanya perjanjian pertahanan Ri dan Singapura, terutama dari segi military training area.Seandainya itu untuk meningkatkan kemampuan militer, dia menyarankan kenapa tidak dalam bentuk latihan bersama saja."Kenapa harus menyerahkan otoritas kepada mereka untuk menggunakan wilayah kita," tandas dia.
(umi/ana)










































