Konsep Bagi-bagi Tanah Gratis ke Rakyat Miskin Belum Jelas
Sabtu, 26 Mei 2007 12:15 WIB
Jakarta -
Rencana bagi-bagi tanah gratis oleh pemerintah SBY-JK ke rakyat miskin tentu saja menggembirakan. Namun ternyata konsepnya belum jelas."Pemerintah tiba-tiba mengumumkan rencana ini, tapi konsepnya belum jelas, sehingga harus dibicarakan lagi, karena DPR kan belum diajak bicara," kata Wakil Ketua Komisi II DPR Priyo Budi Sentosa.Hal ini disampaikan dia dalam acara diskusi "Bagi-bagi tanah gratis" di Timebreak Cafe, Plaza Semanggi, Jakarta, Sabtu (26/5/2007)."Konsep yang digunakan untuk membagi-bagi tanah harus jelas, mulai dari pelaksanaan sampai kepada siapa tanah ini diberikan," ujar pria berkacamata ini.Apalagi, lanjut dia, pemerintah masih belum menentukan daerah mana saja di provinsi di Indonesia ini yang akan menjadi lahan tanah gratis."Bila programnya memang jelas, DPR sangat mendukung rencana tersebut. Dana berapapun akan kita setujui," katanya.Untuk itu dalam waktu dekat, sambung dia, DPR akan memanggil Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk membicarakan kejelasan rencana tersebut. Sebab BPN berperan dalam pembuatan sertifikat tanah.Pemerintah berencana membagi-bagi tanah seluas 9,2 juta hektar yang akan dibagikan ke rakyat miskin di seluruh provinsi di Indnesia secara gratis.
(sss/umi)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































