Gus Choi Dengar Yenny Mundur dari Staf Khusus Presiden

Gus Choi Dengar Yenny Mundur dari Staf Khusus Presiden

- detikNews
Jumat, 25 Mei 2007 21:39 WIB
Jakarta - Penetapan Yenny Abdurrahman Wahid menjadi Sekjen DPP PKB mengharuskan Yenny melepaskan jabatannya sebagai staf khusus Presiden SBY bidang komunikasi politik. Yenny bahkan dikabarkan sudah pamit ke Presiden SBY di Istana Negara usai Salat Jumat (25/5/2007), hari ini."Saya dengar dia sudah pamitan sama SBY usai Salat Jumat. Yenny mundur karena dia bilang akan konsentrasi mengurusi PKB," kata Effendi Choirie di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.Menurut Gus Choi, mundurnya Yenny dari staf khusus komunikasi politik presiden itu sebagai konsekuensi menjalankan amanat AD/ART partai yang melarang adanya rangkap jabatan. Meskipun jabatan Yenny itu tidak struktural, tapi jabatan Yenny berada dalam rumpun eksekutif."Keputusan Yenny ini diambil semata-mata untuk membesarkan partai," tambahnya.Penetapan Yenny menurut Gus Choi bukan karena Yenny putri Gus Dur melainkan atas alasan diperlukannya keseimbangan dan representasi gender. "Dia memiliki relasi nasional dan internasional. Yang lebih penting lagi, Sekjen PKB itu harus mampu melakukan komunikasi intensif dengan ketua umum Dewan Syuro DPP PKB agar tidak terjadi miskomunikasi untuk berbagai persoalan menyangkut kebijakan PKB," terangnya. (yid/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait