Sempat Dicaci-maki, Keluarga Ambil Bayi yang 'Disita'

Sempat Dicaci-maki, Keluarga Ambil Bayi yang 'Disita'

- detikNews
Jumat, 25 Mei 2007 19:20 WIB
Semarang - Bayi yang 'disita' ternyata belum dikembalikan, namun keluarga akhirnya bisa membawa pulang bayi tersebut dengan diiringi cacian. Aipda Agus Susanto yang dituding menyita bayi itu sempat marah. "Saya tidak pernah melarang mereka mengambil anaknya. Kalau mau dibawa sekarang, silakan. Saya tidak pernah berpikiran bayi itu jaminan utang," kata Agus di hadapan kedua orangtua bayi, Ayu dan Kenang, di rumah Agus, Jalan Bancarsari I No 4C, Lampersari, Semarang, Jumat (25/5/2007).Ketika sejumlah wartawan datang ke rumahnya, Agus masih terlihat memarahi Ayu dan Kenang. Dia mengungkapkan bagaimana sebetulnya masalah yang menyebabkan dirinya harus mengasuh bayi yang kemudian diberi nama Amalia itu."Saya adalah orang terakhir yang tahu bahwa mereka (Ayu dan Kenang) punya utang Rp 1,2 miliar kepada 20 orang. Mereka tidak pernah bilang itu karena takut," tandas Agus.Pengambilan bayi itu berlangsung haru. Bukan karena Ayu dan suaminya, Kenang, berhasil membawa anak keduanya kembali, tapi mereka mengaku bersalah telah membuat keluarga Agus disudutkan."Saya ingin anak saya kembali. Orangtua saya berkali-kali menanyakan nasib bayi saya," kata Ayu dengan berurai air mata.Bayi yang oleh Ayu diberi nama Ester itu pun menangis sesaat setelah digendong. "Lihat, digendong ibunya saja menangis kok. Tadi pagi juga begitu," kata Agus dengan nada jengkel."Ibunya memang tidak tahu sopan santun. Ditolong malah bikin masalah. Kalau tidak kami rawat, apa mungkin bayinya akan seperti itu," kata istri Agus menimpali.Ayu dan Kenang datang dengan ditemani Kepala Biro PBHI Semarang, Kahar Muamalsyah dan seorang staf PBHI. Dia diterima langsung oleh Agus dan keluarganya. (try/asy)


Berita Terkait