KNPI Akan Melakukan Investigasi Internal Dana DKP
Jumat, 25 Mei 2007 18:49 WIB
Jakarta - Pengakuan Sekjen DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Munawar Fuad Nuh yang menerima dana nonbujeter DKP Rp 150 juta membuat Ketua KNPI Hasanuddin Yusuf terkejut. Hasanuddin menegaskan, tidak ada sepeser pun dari dana tersebut yang dinikmati institusi yang dipimpinnya sejak November 2005."Saya juga baru membacanya dari koran-koran hari ini. Selama ini Sekjen tidak pernah membicarakan hal tersebut dengan saya," kata Hasanuddin ketika dihubungi detikcom, Jumat, (25/5/2007).Untuk itu, Hasanuddin menyatakan, KNPI akan menggelar rapat harian meminta penjelasan dari Munawar. Langkah ini menurutnya penting untuk memastikan tak ada dana nonbujeter DKP yang masuk ke kas KNPI."Kita akan minta penjelasan dari yang bersangkutan. Tapi saya yakin dana itu tidak ada yang masuk ke KNPI secara institusi," ujar Hasanuddin.Menyikapi pengakuan sekjennya, Hasanuddin menyebutkan, KNPI menyerahkan masalah ini pada aparat penegak hukum. Karena saat menerima dana tersebut, Munawar belum masuk dalam jajaran kepengurusan DPP KNPI."Pengakuannya bisa dipakai sebagai kesaksian dalam persidangan. Dia sudah menyatakan persoalan ini adalah urusan pribadinya dan tidak ada kaitannya dengan KNPI," kata Hasanuddin.Meski begitu, sebagai pimpinan, Hasanuddin akan memastikan tidak ada dana DKP yang mengalir ke organisasinya dengan melakukan audit internal."Saya akan melakukan penyelidikan internal, termasuk bertanya kepada Ketua KNPI periode lalu Idrus Marham," pungkas pria yang mendirikan Partai Pemuda Indonesia (PPI) itu.
(bal/sss)











































