SBY: Tak 1 Dolar Pun Dana Asing Saya Terima
Jumat, 25 Mei 2007 14:35 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku tidak pernah menerima dana asing dari Amerika Serikat (AS) untuk memenangkan pilpres tahun 2004 lalu. "Tuduhan itu sungguh keterlaluan. Fitnah yang kejam. Nauzubillah min dzalik," kata SBY dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (25/5/2007).SBY mengatakan, Amien Rais dalam pernyataan di media massa menyatakan ada pasangan calon presiden pada tahun 2004 mendapatkan dana asing. "Setelah kita telaah ternyata patut diduga tudingan adalah pasangan SBY-JK," kata SBY.SBY mengungkapkan, saat pilpres pada tahun 2004 dirinya mendengar isu dan desas desus soal adanya pasangan calon presiden dan wapres yang menerima dana asing. "Isu dan desus melalui selebaran gelap sering terdengar ketika itu. Pasangan SBY-JK menerima dana US$ 50 juta," ujarnya.Ketika itu, SBY menilainya ini sebagai bentuk black campaign. "Ternyata desas desus itu kembali muncul. Mungkin inilah yang dimaksudkan itu," ujarnya.SBY mengatakan, semua pendanaan kampanye tim suksesnya sudah diaudit oleh tim audit independen. "Hasil audit juga sudah diserahkan kepada KPU," kata SBY.SBY menilai, pernyataan Amien Rais bisa dikategorikan menghina presiden. "Saya mengidentifikasi pernyataan pak Amien Rais. Dan sudah saya sudah baca KUHP 2-3 kali. Barang siapa dengan sengaja menyerang kehormatan dan nama baik orang supaya diketahui umum maka bisa dikenakan pidana penjara," ujarnya."Saya minta agar kita berhati-hati mengeluarkan statement dengan menuduh orang melakukan tindak pidana," ujarnya.
(mar/asy)











































