Gus Solah Siap Diperiksa Kasus Dana DKP
Jumat, 25 Mei 2007 12:59 WIB
Jakarta - Salahudin Wahid mengaku menerima dana nonbujeter Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP). Adik Gus Dur ini pun siap mempertanggungjawabkannya."Monggo saja (diperiksa KPK), tidak ada masalah. Silakan kalau saya dipanggil, saya datanglah. Kalau tidak datang nanti saya salah," kata pria yang akrab disapa Gus Solah ini.Hal ini disampaikan dia usai menghadiri Rakernas YLBHI dan serah terima jabatan ketua dewan pembina YLBHI dari Adnan Buyung Nasution kepada Toeti Herati Roeseno di Hotel Harris, Jalan Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (25/5/2007).Dikatakan dia, dana DKP diterima oleh anggota tim Gus Solah, bukan tim sukses capres."Saya nggak ngerti. Tetapi walau yang terima tim, saya harus mempertanggungjawabannya. Saya tidak ingat nilainya. Menurut catatan DKP kan Rp 200 juta," ujar mantan cawapres dalam Pilpres 2004 ini.Mantan anggota Komnas HAM ini mengaku tidak bertemu dengan Rokhmin Dahuri saat dana itu diberikan."Ketemu saya sendiri tidak. Tim saya yang terima, bukan tim sukses. Tim sukses itu di tempat Pak Wiranto, jadi berapa jumlah dan dari mana saya tidak tahu. Pak wiranto juga tidak tahu," cetus Gus Solah.
(aan/umi)











































