Pria Bertato Kawat Berduri Tewas di Emperan Warung
Jumat, 25 Mei 2007 12:26 WIB
Jakarta - Dengan berselimut kasur busa tipis, pria paruh baya itu ditemukan tidak bernyawa dengan tubuh terbujur kaku di emperan warung kelontong di Jalan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.Pria yang diperkirakan berusia 40 tahun tersebut tampak mengenakan kaos warna coklat yang telah kusam dan celana pendek warna kuning. Rambutnya tampak disemir kekuning-kuningan. Di tubuhnya yang kurus kerempeng, terlihat tato bergambar kawat berduri menghiasi kedua lengannya.Mayat pria yang tidak diketahui identitasnya ini ditemukan Ridwan (23), seorang warga sekitar pada Jumat (25/5/2007) pukul 08.00 WIB."Saya semalam bolak balik di sini, belum ada gelandangan di emperan. Cuma tadi pagi pas melintas ada orang. Saya pikir biasa gelandangan yang tengah tertidur," ujarnya.Karena sudah pagi, Ridwan pun curiga dan memberanikan diri membangunkan pria malang itu."Bangun...bangun...," kata Ridwan sambil menyenggol kaki pria itu yang telah dikerumungi lalat."Tetapi dia telah kaku tidak bernyawa, wajahnya pucat dengan mata sedikit terbuka," celotehnya.Ridwan langsung memberitahukan warga sekitar. Warga berkerumun menonton bak semut. Jalan Warakas pun terpaksa sementara ditutup dengan palang kayu.Petugas polisi dari Polsek Tanjung Priok langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa mayat pria itu ke RSCM untuk diotopsi.
(aan/sss)











































