Linus, Seulawah, Lorena Terancam Layu Sebelum Berkembang
Kamis, 24 Mei 2007 19:39 WIB
Jakarta - Ibarat bunga yang layu sebelum berkembang. Begitulah nasib Linus Airways, Seulawah Airlines, dan Lorena Airlines. Ketiganya terancam pencabutan Surat Izin Usaha Penerbangan (SIUP).Ketiga maskapai ini belum mendapatkan Air Operating Certificate (AOC). Mereka pun di-deadline hingga akhir Juni 2007."Sekarang mereka sedang bernegosiasi cari pesawat. Cari pesawat sekarang sedang sulit, tapi kita batasi hingga Juni 2007 ini," kata Direktur Angkutan Udara Dirjen Perhubungan Udara Dephub Tri S Sunoko di Gedung Dephub, Jl Medan Merdeka Barat, Kamis (24/5/2007).Tri menyebutkan ketiga maskapai itu adalah Linus Airways, Seulawah Airlines, dan Lorena Airlines. Tiga maskapai tersebut merupakan maskapai baru yang belum beroperasi. Mereka belum mendapatkan pesawat sehingga tidak mendapatkan AOC."Namun kita sudah ratifikasi konvensi Cape Town (konvensi tentang jaminan benda bergerak bagi maskapai). Dengan ratifikasi ini, kita harap maskapai kita lebih mudah mendapatkan pesawat," pungkas Tri.Selain tiga maskapai, lanjut Tri, juga ada 8 maskapai yang berhenti beroperasi dan terancam dicabut AOC-nya, antara lain Bouroq Indonesia Airlines dan Star Air.
(mly/sss)











































