Penumpang Mercy Syok Tertimpa Crane, Darah Tingginya Kumat

Penumpang Mercy Syok Tertimpa Crane, Darah Tingginya Kumat

- detikNews
Kamis, 24 Mei 2007 17:05 WIB
Jakarta - Tiga penumpang Mercedez Benz S280 bernopol B 2180 EH yang tertimpa crane maut tidak mengalami luka berarti. Namun Ny Maryani Yahya (84) sempat syok dan histeris.Tekanan darah Maryani langsung melonjak hingga menembus angka 200."Tapi Ny Maryani sudah diperbolehkan pulang. Dia sudah diberi obat darah tinggi. Dia sempat syok dan darahnya naik sampai 200," ungkap dr Pras, dokter jaga IGD RS Medistra kepada detikcom di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (24/5/2007).Selain Ny Maryani, penumpang Mercy naas itu adalah putranya, Edwin Hutabarat (38). Edwin juga pemilik mobil tersebut.Sedangkan penumpang lainnya adalah Nuryani (55), kakak kandung Edwin. "Tapi Pak Edwin sudah keluar dari IDG pukul 16.00 WIB, dia hanya mengalami luka kecil di jempol," katanya.Ny Nuryani yang sedang menunggu tantenya yang diopname di ruang 408 lantai IV RS Medistra, mengungkapkan, adiknya kini sudah kembali ke rumah.Menurut Nuryani, mereka memang sedang kebagian jatah menjaga tantenya yang sedang sakit. Siang itu, mereka mencari makan di kawasan Setiabudi Building. Dari Setiabudi, mereka ke kawasan Sudirman mengantar istri Edwin, Elly Hutabarat, yang akan menghadiri sebuah pertemuan."Kita terus pulang lewat BEJ. Kita langsung syok saat melihat crane jatuh. Rasanya gelap. Untungnya tidak ada korban, telat setengah detik kalau crane menimpa badan mobil, semua pasti mati," tutur Nuryani."Ibu saya sempat histeris, teriak-teriak. Tapi kemudian ditenangkan. Ibu didudukkan di trotoar," imbuhnya.Setelah itu, mereka menyetop taksi dan langsung menuju RS Medistra. Sedangkan sopir Mercy bernama Indra tetap di lokasi kejadian. (umi/asy)


Berita Terkait