Maksud Hati Ingin Perbesar Payudara, Malah Kena Kanker

Maksud Hati Ingin Perbesar Payudara, Malah Kena Kanker

- detikNews
Kamis, 24 Mei 2007 12:53 WIB
Kuala Lumpur - Demi menyenangkan hati suami, seorang istri menempuh operasi untuk memperbesar payudaranya. Namun bukan kepuasan yang didapatnya. Operasi itu justru mendatangkan penyakit kanker yang mematikan itu. Waduh!Wanita asal Ulu Tiram, Johor, Malaysia tersebut kini hanya bisa menyesali keputusannya. Awalnya, pada Desember 2005, ibu rumah tangga berusia 29 tahun itu pergi ke seorang "dokter" asal Taiwan untuk memperbesar payudaranya. Wanita yang cuma ingin disebut sebagai Tan itu pergi ke "dokter" yang berbasis di Kuala Lumpur atas saran seorang temannya.Menurut temannya itu, dengan biaya hanya 6.400 ringgit (sekitar Rp 16 juta), Tan bisa memperbesar payudaranya. "Saya pikir itu terlalu sayang untuk ditolak dan memutuskan untuk mencobanya, tanpa sepengetahuan suami saya," kata Tan di depan wartawan di Kuala Lumpur.Akhirnya Tan menjalani operasi plastik yang dilakukan di sebuah hotel bintang empat di Johor Baru. Dalam operasi selama 4 jam itu, sang "dokter" memasukkan cairan melalui semprotan ke payudara Tan."Dia meyakinkan saya bahwa dia telah berpengalaman operasi selama 16 tahun dan belum pernah timbul masalah dengan pasien-pasiennya," tutur Tan.Namun ternyata, enam bulan setelah operasi itu, Tan mendapati ada benjolan di salah satu payudaranya. Dia juga mulai merasakan nyeri pada kedua aset berharganya itu."Suami saya memarahi saya setelah saya mengaku padanya," kata ibu lima anak yang berusia antara 2 tahun dan 12 tahun itu.Pada Desember 2006 lalu, pasangan suami istri itu pergi ke Kuala Lumpur untuk menemui "dokter" tersebut. Mereka memintanya mengeluarkan cairan yang dimasukkan ke payudara Tan. Namun sang "dokter" mengatakan, hanya bisa mengembalikan uang Tan dan berjanji akan mencarikan dokter bedah untuk melakukan prosedur baru pada payudara Tan.Namun ternyata janji tinggal janji. Sang "dokter" itu malah kabur tak ketahuan rimbanya. Tan pun melaporkan peristiwa ini ke polisi. Parahnya lagi, rasa nyeri yang diderita Tan kini bertambah hebat. Bahkan bulan lalu dia didiagnosa menderita kanker payudara.Tan kini cuma punya dua pilihan. Pilihan pertama: menjalani operasi senilai 18 ribu ringgit (sekitar Rp 46 juta) untuk mengangkat kedua payudaranya yang terkena kanker. Pilihan kedua: operasi untuk mengangkat cairan yang dulu dimasukkan ke payudaranya namun dengan risiko sel-sel kanker yang masih tertinggal bisa menyebar ke bagian lain tubuhnya. Sejauh ini, Tan belum memutuskan mana yang akan ditempuhnya. (ita/umi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads