RI Menggolkan Resolusi Sharing Sample Virus WHO di Jenewa
Kamis, 24 Mei 2007 06:17 WIB
Jenewa - Indonesia telah berhasil meyakinkan Sidang World Health Assembly ke-60 untuk mengesahkan resolusi "Pandemic Influenza Preparedness: Sharing of Influenza Viruses and Accest to Vaccine and Other Benefits,".Dengan disahkannya resolusi ini, diharapkan masa mendatang terjamin bahwa kerjasama sharing sample virus dapat memberikan manfaat yang besar bagi negara-negara berkembang serta dihormatinya kedaulatan dan harga diri negara asal virus yang telah memberikan sumbangsih yang besar terhadap upaya global menangani ancaman pandemi. Demikian rilis yang diterima detikcom dari Perutusan Tetap RI Pada PBB, WTO dan Organisasi-organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, Rabu (23/5/2007).Resolusi yang dibahas dalam 12 sesi sidang working group dan Komite A ini sangat alot dan hampir deadlock. Negara-negara anggota World Health Organization (WHO) sepakat untuk melakukan perubahan mendasar terhadap Global Influenza Surveillance Network (GISN) yang selama 50 tahun dinilai tidak transparan dan tidak adil.Negara-negara anggota WHO juga sepakat untuk membangun kerangka kerja dan mekanisme benefit sharing yang adil dan equitable. Untuk menyusun kerangka kerja dan mekanisme tersebut, negara-negara anggota WHO sepakat untuk menyelenggarakan Inter-Govermental Meeting yang akan dihadiri oleh seluruh negara-negara angota WHO pada bulan Oktober 2007.Keberhasilan Indonesia dalam mengupayakan mekanisme tersebut tidak lepas dari besarnya dukungan dan simpati negara-negara anggota WHO terhadap kepemimpinan Menteri Kesehatan RI yang telah lama mengangkat isu ketidakadilan mekanisme GISN ini dalam berbagai forum di dalam dan luar negeri.Sidang World Healt Assembly ke-60 yang diselenggarakan di Jenewa tanggal 13-24 Mei 2007 ini merupakan badan pengambil kebijakan tertinggi pada bidang dunia WHO yang mengikat dan dipatuhi oleh seluruh negara anggota WHO.
(anw/ary)











































