4 Praja IPDN Kembali Dipecat, 12 Praja Lainnya Kena Sanksi

4 Praja IPDN Kembali Dipecat, 12 Praja Lainnya Kena Sanksi

- detikNews
Rabu, 23 Mei 2007 17:48 WIB
Bandung - Setelah memecat belasan praja, IPDN kembali memberhentikan dengan tidak hormat 4 prajanya. Tiga di antaranya, dipecat karena terlibat kasus narkoba. Pemecatan keempat praja itu dilakukan dalam upacara luar biasa yang dipimpin oleh Plt Rektor IPDN Johanis Kaloh di Lapangan Parade IPDN, Jalan Raya Jatinangor, Rabu (23/5/2007). Selain itu, 12 praja lainnya dikenai sanksi beragam dan satu praja muda mengundurkan diri. Tiga Nindya Praja yang dipecat karena kasus narkoba adalah Lan Maulana Yusuf, M Lazuardi, dan Rizaldo Yan Sastra. Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Jabar. Mereka bertiga selain harus mengembalikan atribut yang diberikan oleh IPDN, juga harus mengganti uang yang telah dikeluarkan negara berkisar Rp 13,8 juta hingga Rp 13,9 juta. Hal yang sama juga diterapkan kepada Muda Praja Riskan Kautsar, yang juga diberhentikan tidak hormat. Dia harus mengembalikan uang sebesar Rp 3,5 juta.Diberi SanksiUpacara luar biasa itu juga menjatuhkan sanksi kepada 12 praja lainnya. Sanksi itu antara lain penurunan pangkat dalam kurun waktu tertentu, pencabutan hak pesiar, penurunan nilai kepribadian, serta pembuatan resume dari beberapa buku.Lima dari 12 praja tersebut terlibat dalam penganiayaan beberapa waktu lalu yang melibatkan ketua barak Jabar, yaitu Muda Praja Romanus. Sementara empat muda praja lainnya kuat dugaan adalah praja yang kepergok merokok dan dipukul oleh Romanus. Kasus ini kini ditangani Polres Sumedang."Pelanggaran yang mereka lakukan di antaranya berupa perkelahian dan juga meninggalkan kampus tanpa izin," ujar Kaloh kepada wartawan usai upacara luar biasa.Ada kejadian istimewa dalam upacara luar biasa kali ini. Sebelum upacara digelar, protokoler memanggil tujuh praja untuk berkumpul di sekitar meja protokoler. Saat Kaloh akan memberi sambutan, dia lalu memanggil tujuh praja tersebut untuk berbaris di hadapan ribuan praja. "Mereka adalah para praja yang kemarin ikut bertemu komisi II DPR. Saya ingin mereka menceritakan pada saudara mengenai suasana pertemuan kemarin," tuturnya.Kemudian satu persatu tujuh praja tersebut berbicara. Pada intinya mereka menceritakan bagaimana sikap dewan yang masih menyangsikan akan ada perubahan secara fundamental di lingkungan IPDN. Kampus kedinasan tersebut kini sudah dipandang sebelah mata dan berada di ujung tanduk. "Ini tantangan buat kita. Saya secara pribadi siap menerima tantangan ini. Mari kita sama-sama berubah. Bagi teman-teman yang tidak sanggup mematuhi aturan, sebaiknya dari sekarang mengundurkan diri saja," tegas Khusnul, salah seorang wasana praja. (ern/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads