2 Bayi Tewas Dibuang ke Kali
Rabu, 23 Mei 2007 14:10 WIB
Jakarta - Bayi laki-laki diduga korban aborsi ditemukan tewas membusuk di Kali Tiram, Warakas I, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sedangkan mayat bayi perempuan dibuang dalam tas ke Kali Sunter, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.Bayi laki-laki dengan ari-ari yang masih menempel ditemukan semak-semak pohon perdu di tepi kali di Kali Tiram, Warakas I, Tanjung Priok, Rabu (23/5/2007) pukul 08.30 WIB.Wajah bayi tidak berdosa itu telah rusak dan membusuk."Saya sedang cari-cari plastik dan botol bekas. Tiba-tiba kawat pengait saya menyentuh benda kenyal. Saya bongkar-bongkar semaknya, ternyata bayi. Ada bayi...ada bayi...ada mayat," tutur Ariyanto (35), seorang pemulung.Warga langsung mendatangi lokasi dan melapor ke Polsek Tanjung Priok. Jasad bayi kemudian dibawa ke RSCM untuk diotopsi."Kalau ini hasil aborsi, bukan warga sini, saya tahu warga sini yang sedang hamil itu siapa saja. Kemungkinan nyangkut dari daerah Sunter Raya," kata Badriah, warga RT 08 RW 13.Kapolsek Tanjung Priok Kompol Suparmo mengaku masih menyelidiki kasus itu. "Ada kemungkinan korban aborsi, tanda-tandanya mengarah ke sana," ujar Suparmo di Polsek Tanjung Priok, Jalan Gorontalo, Tanjung Priok.Di tempat terpisah, bayi perempuan berusia 6 bulan ditemukan tewas dalam tas ransel hitam. Bayi ini nyangkut tepat di pintu air Kali Sunter, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelapa gading Barat, Jakarta Utara.Kondisi bayi sangat menggenaskan saat ditemukan. Lidahnya menjulur, dengan mata melotot. Bayi itu mengenakan popok, sarung tangan, dan baju bayi yang warnanya telah kumal terendam lumpur kali."Tiap pagi saya nyari di sepanjang sungai. Awalnya saya hanya ingin mengambil tas itu, kayaknya masih bangus, lumayan setelah dicuci bisa dipakai dan dijual. Tetapi ketika saya buka, isinya bayi," kata Bisbahul Alim (29), pemulung di Polsek Kelapa Gading, Jalan Gading Timur Raya.Warga lalu berdatangan dan langsung melapor ke Polsek Kelapa Gading. "Di lehernya ada bekas merah melintang, kayak habis dicekik. Sekarang mayatnya dikirim ke RSCM," ujarnya.
(aan/sss)











































