Keluarga Terpukul dengan Isu Homo AKP Rony Pasaribu
Rabu, 23 Mei 2007 12:16 WIB
Medan -
Pemberitaan mengenai dugaan perilaku seksual menyimpang mendiang AKP Rony Pasaribu dibantah keluarga. Mereka menegaskan, Rony adalah sosok pria yang normal."Kami sangat kecewa dengan pemberitaan yang menyebarkan fitnah tanpa sumber yang jelas," kata Nelli Murlina, kakak sulung Rony, kepada wartawan di kediaman orangtuanya, Makmur Saleh Pasaribu, Jl Amaliun, Medan, Sumatera Utara, Rabu (23/5/2007).Nelli menambahkan, adiknya sudah mempunyai rencana untuk menikah pada tahun depan. Keinginan tersebut bahkan secara resmi oleh Rony sudah disampaikan kepada orangtuanya."Kalau papa tidak suka dengan calon saya, tolong papa pilihkan untuk saya," kata Nelli menirukan ucapan Rony kepada orangtuanya.Nelli mengaku tidak tahu mengapa isu miring tentang perilaku seksual adiknya bisa muncul. Menurut Nelli, dirinya sangat dekat dengan Rony sehingga tahu persis sikap dan tingkah laku Rony.Nelli berharap, polisi bisa mengusut tuntas kasus ini sehingga semua persoalan menjadi jelas. Pihak keluarga sangat terpukul dengan pemberitaan yang simpang siur dan tidak jelas sumbernya."Berita itu sangat mencemarkan nama adik kami. Dia sudah meninggal, sudah tidak ada, jangan lagi difitnah, apalagi sumbernya tidak jelas. Kami dalam situasi berduka, janganlah menambah lagi masalah kami. Kami sangat terpukul," ujar Nelli.Rony yang mantan Kasatlantas Polres Merauke menembak mati mantan bawahannya Briptu Hidayat. Usai melakukan perbuatan itu, Rony bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri. Peristiwa tragis tersebut terjadi di Hotel Asmat, Merauke, Papua, pada 22 Mei 2007 sekitar pukul 09.00 WIT.Sebelum tewas keduanya sempat terlibat cekcok dalam kamar 16 hotel. Belum jelas ada keperluan apa keduanya berada di hotel. Dugaan pun muncul kalau keduanya terlibat hubungan asmara sejenis alias homo.
(djo/sss)










































