Kapolri Diminta Lebih Tegas Tindak Anggotanya
Rabu, 23 Mei 2007 11:51 WIB
Jakarta - Kasus polisi menembak polisi yang dilakukan AKP Rony Pasaribu terhadap bawahannya Briptu Nurhidayat di Hotel Asmat, Papua, telah mencoreng citra institusi polisi untuk kesekian kalinya.Ketua MPR Hidayat Nurwahid meminta Kapolri Jenderal Pol Sutanto mengambil langkah yang lebih tegas terhadap anggotanya yang menyimpang."Meskipun keduanya sudah meninggal, Kapolri harus melakukan penyelidikan internal dan mengambil langkah yang lebih tegas, lebih disiplin dan lebih profesional kepada warganya," kata Hidayat usai Seminar '99 Tahun Kebangkitan Nasional' di JMC, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2007). Menurut dia, tugas polisi seharusnya memberi pengayoman dan rasa aman bagi masyarakat. "Ini pembelajaran yang buruk bagi keamanan di Indonesia," cetus HidayatMantan Presiden PKS ini mempertanyakan, bila memang sudah ada aturan polisi tidak boleh membawa pistol setelah selesai bertugas, kenapa peristiwa pada Selasa 22 Mei kemarin masih terjadi.Meski begitu Hidayat memahami jika penembakan tersebut terkait masalah pribadi. "Mungkin ada persoalan pribadi, tapi bukan itu yang kita lihat. Kalau polisi tidak bisa memberi rasa aman, bagaimana dengan yang lain," pungkasnya.
(bal/umi)











































