Pria Lebih Sulit Terima Perceraian Dibanding Wanita

Pria Lebih Sulit Terima Perceraian Dibanding Wanita

- detikNews
Rabu, 23 Mei 2007 11:11 WIB
Ottawa - Pernikahan tidak selalu berjalan mulus. Namun perceraian juga tak kalah menyusahkan, bahkan menimbulkan depresi. Dan ternyata kaum pria lebih stres akibat cerai daripada wanita.Demikian menurut hasil studi yang dilakukan Statistics Canada, sebuah lembaga pemerintah Kanada, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (23/5/2007).Pria berusia 20 tahun hingga 64 tahun yang bercerai atau pisah dari pasangannya, enam kali lebih mungkin mengalami depresi daripada kaum pria yang menikah.Sedangkan wanita 3,5 kali lebih mungkin mengalami depresi setelah perceraian dibandingkan mereka yang masih menikah. Demikian hasil studi yang dilakukan selama 10 tahun itu."Kaum pria tampaknya lebih sulit menerima perpisahan," demikian pernyataan Statistics Canada tanpa memberikan penjelasan.Hasil riset tersebut menunjukkan, baik pria maupun wanita umumnya akan mengalami depresi dalam dua tahun setelah berakhirnya pernikahan mereka. Hancurnya rumah tangga kerap mendatangkan perubahan kehidupan yang mengganggu, misalnya masalah keuangan, khususnya bagi kaum wanita.Sedangkan bagi pria, kekalahan dalam perebutan hak asuh anak atau perubahan tanggung jawab orangtua merupakan salah satu aspek yang paling membuat stres dari perceraian. (ita/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads