5 Tewas dan 60 Luka-luka Akibat Ledakan Bom di Turki
Rabu, 23 Mei 2007 01:46 WIB
Ankara - Ledakan bom kembali terjadi di Distrik Ulus, Ankara, Turki pada Selasa 22 Mei kemarin. Akibatnya, 5 orang tewas, salah satunya adalah warga Pakistan, dan lebih dari 60 orang lainnya luka-luka.Ledakan tersebut diduga sebagai aksi teror yang dilancarkan kaum ekstrimis.PM Turki Tayyip Erdogan menyebut pemboman tersebut sebagai serangan teroris. "Sungguh menyesal, 4 dari warga kita dan satu warga Pakistan terbunuh. Ini adalah aksi brutal teroris," kata Erdogan, sebagaimana dilansir AFP, Rabu (23/5/2007).Erdogan mengatakan, penyidik kepolisan Turki saat ini sedang bekerja untuk mengusut tuntas ledakan tersebut. Namun hingga kini belum ada satu pun tersangka yang ditahan dalam aksi teror tersebut.Ledakan bom di bekas pusat Pemerintahan Islam ini terjadi menjelang pemilu legislatif yang akan digelar Juli mendatang. Kalangan pemerintah Turki menyebut pemboman tersebut sebagai dampak krisis politik antara kelompok sekuler dan Islamis yang terjadi di panggung politik Turki selama ini.The Anatolia News, seperti dilansir AFP menyebutkan, ledakan terjadi pada jam sibuk yaitu pukul 06.45 waktu setempat. Ledakan tersebut terjadi dekat pusat perbelanjaan di jantung distrik Ulus, Ankara, Turki. Kepolisian setempat menduga bom yang meledak diletakkan dalam sebuah bus yang berhenti pada saat jam sibuk perkantoran. Ledakan dahsyat itu ikut menghancurkan sejumlah kaca jendela gedung di sekitar lokasi ledakan.
(rmd/nvt)











































