Jago Merah di Duri Pulo Bikin Keluarga Tercerai Berai
Selasa, 22 Mei 2007 19:58 WIB
Jakarta - Ribuan warga Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat, meninggalkan rumahnya akibat jago merah yang mengamuk. Selain sibuk mengungsi, mereka juga sibuk mencari anggota keluarganya."Ibuku mana, mana ibu," perempuan berumur sekitar 30 tahun bertanya-tanya kepada hampir setiap orang yang ditemuinya.Wajah perempuan itu tampak lusuh, panik, dan sedih. Beberapa kali dia tampak menyeka air matanya yang mengalir deras.Perempuan itu bukan satu-satunya yang kehilangan anggota keluarganya. Kebakaran di Duri Pulo pada Selasa (22/5/2007) membuat warga panik, sehingga saat menyelamatkan diri mereka hanya memikirkan keselamatan masing-masing.Pukul 19.30 WIB, hujan turun cukup deras di daerah Duri Pulo. Warga yang mengungsi menyambutnya dengan penuh syukur. Mereka berharap hujan itu bisa membantu memadamkan api."Alhamdulillah Ya Allah. Hujan saja yang deras," teriak mereka di antara tangis.Meski hujan, namun api masih tampak berkobar. Asap tebal pun masih mengepul.Pantauan detikcom, tampak 4 mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi kebakaran. Namun mereka kesulitan menuju titik api. Sebab pusat kebakaran berada di tengah pemukiman warga yang jalannya tidak mudah dilalui kendaraan.Beberapa polisi juga tampak berjaga. Beberapa warga masih terlihat menangis dan menjerit-jerit. Mereka masih tampak panik dan ketakutan. Masjid dan rumah-rumah warga yang cukup jauh dari lokasi kebakaran dijadikan tempat mengungsi.Lokasi dan penyebab kebakaran masih simpang-siur.
(nvt/nvt)











































