Pedagang Kebayoran Lama Sehari 'Ditodong' 7 Kali Pungli
Selasa, 22 Mei 2007 17:11 WIB
Jakarta -
Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, benar-benar menjadi lahan basah Ikatan Keluarga Betawi (IKB). Di pasar ini dalam sehari, mereka bisa menarik pungutan liar (pungli) hingga 7 kali dari setiap pedagang."Dalam sehari itu ada 5 orang yang mengambil jatah Rp 500, terus yang mengambil jatah Rp 1.000-an dua orang, biasanya yang ini malam," ungkap salah satu pedagang.Pedagang ayam yang enggan disebutkan namanya itu mengaku tidak mempermasalahkan pungli tersebut. "Ya kita sih biar aman saja," ujarnya di Pasar Kebayoran Lama, Jaksel, Selasa (22/5/2007).Dengan pungutan yang jika ditotal mencapai Rp 4.500 per hari itu, pedagang tersebut mengaku selama ini aman-aman saja jualan di pasar tersebut.Namun 'keamanan' itu kini terusik. Forum Betawi Rempug (FBR) diduga tergiur dan meminta jatah di pasar tersebut.Soal pungutan liar itu, Camat Kebayoran Lama Tahrir mengaku hal itu bukan urusannya. "Pungutan liar itu urusan polisi," katanya.Namun Tahrir menduga pungli itu dilakukan oleh preman-preman. "Itu sih preman. Kalau kita kan cuma menertibkan saja," ujar dia.Tahrir juga mengaku tidak mendapat setoran dari pungli itu. "Nggaklah, itu kan liar," tandas dia.Sebelum bentrokan antara massa IKB dengan FBR pecah pukul 10.30 WIB, Tahrir mengaku di Pasar Kebayoran Lama tidak pernah terjadi apa-apa. "Pedagang juga sering kita tertibkan. Kita kan ingin wilayah ini semua aman," ujarnya.
(umi/sss)










































